Trapang, 21 Maret 2025 – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Desa Trapang menggelar buka bersama dalam rangka Haul Muassis Nahdlatul Ulama dengan tema “Menggali Hikmah Perjuangan Muassis NU untuk Generasi Masa Depan”. Acara ini diikuti oleh PR GP Ansor dan Banser Desa Trapang dan juga masyarakat setempat, serta diselenggarakan di kediaman KH. Hamiduddin Hanbali, yang merupakan pembina PR GP Ansor Trapang sekaligus adik dari almarhum KH. Moh. Tibyan Hanbali, Rois Syuriah PR NU Trapang.
KH. Babussalam Hamidi, Ketua Tanfidziyah MWCNU Banyuates, dan Katib Syuriah KH. Mukhlisul Amal turut hadir dalam acara ini. Dalam sambutannya, KH. Babussalam Hamidi menyampaikan wejangan kepada para anggota dan kader NU Trapang serta masyarakat yang hadir. Beliau menegaskan bahwa kepengurusan PR NU Trapang telah purna dan perlu segera diadakan musyawarah anggota untuk memilih kepengurusan baru. Dalam hal ini, beliau menekankan pentingnya mengutamakan kader yang telah mengikuti Pelatihan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU).
Sementara itu, KH. Mukhlisul Amal mengisi sambutan dengan menceritakan sejarah dan profil Muassis Nahdlatul Ulama. Beliau menekankan bahwa sebagai warga Nahdliyyin, penting bagi kita untuk memahami perjuangan para pendiri NU. Dalam ceramahnya, beliau mengutip pesan Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari:
“Siapa yang mengurus NU, maka saya anggap sebagai santriku. Siapa yang menjadi santriku, saya doakan mati husnul khotimah beserta turunannya.”
Acara ini juga diisi dengan pembacaan tahlil bersama yang dipimpin oleh Ketua Tanfidziyah PR NU Trapang, Ust. Zainal Abidin Sholihin. Selain itu, Syaraful Anam turut dilantunkan dengan penuh kekhusyukan, sebagai bentuk penghormatan dan harapan agar mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan Haul Muassis NU dapat terus berlangsung setiap tahunnya, sebagai wujud penghormatan kepada para ulama pendiri NU dan demi meraih keberkahan dari perjuangan mereka.





















Tinggalkan Balasan