Banyuates, 16 Agustus 2025 – Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor PAC GP Ansor Banyuates kembali menggelar kegiatan rutinnya di kediaman Sahabat Yusuf, yang juga menjabat sebagai Ketua MDS RA PAC GP Ansor Banyuates. Kegiatan ini istimewa karena turut dihadiri oleh Gus Masrul, Instruktur PD PKP NU Jawa Timur, dengan mengangkat tema “Refleksi Kemerdekaan.”
Acara yang rutin dilaksanakan sebulan sekali ini diawali dengan pembacaan fatihah yang dihadiahkan kepada para muassis Nahdlatul Ulama oleh Sahabat Lora H. Muktamar Suhri, Ketua PAC GP Ansor Banyuates. Selanjutnya, pembacaan Rotib Syaikhona Kholil dipimpin oleh Sahabat Musli Mulyono, Sekretaris PAC GP Ansor Banyuates sekaligus anggota kaderisasi PW GP Ansor Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan dengan syaroful anam yang dipimpin oleh Sahabat Fadhol, Ketua PR GP Ansor Jatra Timur, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ya Lal Wathon, dan Mars Ansor oleh Sahabat Romli, Wakil Bendahara PC GP Ansor Sampang. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Sahabat Lora Syafa’i, Ketua PAC GP Ansor Banyuates masa khidmat 2019–2021.
Dalam kesempatan tersebut, Sahabat Lora H. Muktamar Suhri menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Gus Masrul yang datang dari Sidoarjo, serta mengajak seluruh kader Ansor se-Kecamatan Banyuates untuk terus istiqomah dalam berkhidmah di NU. Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan melalui kegiatan Ansor di berbagai ranting, baik melalui majelis dzikir, bakti sosial, maupun program lain yang bermanfaat bagi masyarakat.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi “Refleksi Kemerdekaan” oleh Gus Masrul. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan beberapa hikmah penting, di antaranya:
1. Konsistensi akan terlihat seiring berjalannya waktu.
2. Ansor harus selalu berada dalam satu barisan, mengalahkan ego demi kepedulian terhadap NU dan bangsa.
3. Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan adalah pencetak kader terbaik, terbukti dari banyaknya santri beliau yang menjadi ulama besar dan pendiri pesantren maju.
4. Ber-Ansor bukan sekadar berorganisasi, tetapi juga mengurusi masyarakat dan negara.
5. Kader Ansor harus terus semangat memberi untuk bangsa, rakyat, dan NU.
6. Teruslah berkhidmah dan berkorban dalam organisasi NU, karena di dalamnya terdapat hikmah yang luar biasa.
7. Selalu berbuat baik meski dalam kondisi sulit, karena Allah akan menolong orang-orang yang berbuat baik.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai perjuangan, kegiatan MDS RA PAC GP Ansor Banyuates ini tidak hanya menjadi sarana dzikir dan sholawat, tetapi juga momentum mempertebal semangat nasionalisme serta pengabdian kader Ansor untuk NU, masyarakat, dan negara.



















Tinggalkan Balasan