Semangat pembaruan dan konsolidasi organisasi terasa kuat dalam pelaksanaan Konfercab IX PC GP Ansor Kabupaten Sampang di Pondok Pesantren Taswirul Afkar, Kedungdung, Sampang. Tema yang diusung dalam forum ini menjadi titik tolak pembaruan kepemimpinan dan penguatan arah perjuangan Ansor.
Dari 188 ranting yang ada, 155 telah ber-SK dan turut ambil bagian dalam Konfercab. Gus Amin Syafi’ menegaskan pentingnya menjaga kesatuan barisan dan loyalitas organisasi. Satu komando adalah kunci agar Ansor tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai keislaman dan kebangsaan.
Kiai Nuruddin mengingatkan bahwa Ansor harus menjadi kompas moral dan sosial bagi generasi muda. Sedangkan KH. Mahfudz Abdul Qodir mengajak seluruh kader memahami makna navigasi sebagai kepemimpinan yang terarah, terukur, dan visioner.
Dengan perumpamaan pohon kurma dan padi, beliau menegaskan bahwa Ansor harus kokoh dalam prinsip namun tetap rendah hati dalam kepemimpinan. Konfercab bukan sekadar agenda lima tahunan, melainkan momentum menanam akar yang kuat demi menumbuhkan keberkahan yang luas bagi umat dan bangsa.
Ditutup dengan pesan dari PW GP Ansor Jawa Timur melalui Sahabat Moh. Yunus, seluruh kader diingatkan agar ber-Ansor dengan kesadaran, menjaga soliditas, dan memastikan bahwa dinamika Konfercab tidak merusak harmoni organisasi.
Konfercab IX ini menjadi bukti bahwa Ansor Sampang siap melangkah menata arah, dan menjadi navigator masa depan yang kokoh, rendah hati, serta penuh tanggung jawab.

















Tinggalkan Balasan