Trapang, 25 Juni 2026 – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Trapang kembali menggelar kegiatan santunan anak yatim yang bertempat di Masjid Hidayatullah, Dusun Srongga, Desa Trapang. Kegiatan ini merupakan santunan anak yatim yang ketiga kalinya diselenggarakan oleh PRNU Trapang sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim di lingkungan Desa Trapang.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur keluarga besar Nahdlatul Ulama, mulai dari pengurus PRNU, badan otonom (Banom) seperti GP Ansor, Banser, Muslimat NU, dan Fatayat NU. Selain itu, Remaja Masjid Hidayatullah dan Remaja Masjid Nurul Huda turut ambil bagian bersama seluruh elemen masyarakat yang berpartisipasi menyukseskan kegiatan penuh keberkahan ini.
Hadir pula Ketua III PC PMII Sampang, Sahabat Dhoifurrohman, S.Pd., yang turut memberikan bingkisan sembako kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan santunan tersebut.
Dana santunan yang disalurkan kepada anak-anak yatim berasal dari hasil penggalangan dana di jalan raya, distribusi amplop kepada masyarakat Desa Trapang, serta sumbangan para donatur yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan Syaroful Anam, dan sambutan. Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PRNU Trapang, Ust. Horiyanto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dalam bentuk materi maupun tenaga, sehingga kegiatan santunan dapat terlaksana dengan baik. Beliau berharap santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yatim serta menjadi amal jariyah dan keberkahan bagi seluruh masyarakat yang telah berbagi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi inti, yakni mengusap kepala anak-anak yatim sebagai bentuk kasih sayang, sekaligus penyerahan santunan yang berasal dari hasil penggalangan dana PRNU Trapang. Selain itu, sejumlah masyarakat juga turut memberikan santunan dari dana pribadi sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak yatim.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipanjatkan setelah prosesi santunan anak yatim. Suasana khidmat dan penuh haru mengiringi penutupan kegiatan, dengan harapan seluruh amal kebaikan yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT serta membawa keberkahan bagi para donatur, panitia, dan khususnya anak-anak yatim yang menerima santunan.
Melalui kegiatan ini, PRNU Trapang berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan warga Nahdliyin terus terjaga serta menjadi inspirasi untuk terus berbagi kepada sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan.


























Tinggalkan Balasan